Memperingati Hari Mata Internasional, Kenali dan Cegah 4 Penyakit Mata Akibat Radiasi HP

a

Dewasa ini, handphone (HP) khususnya smartphone atau ponsel pintar sudah menjadi benda yang tidak bisa dilepaskan dari diri kita. Ketika bangun tidur, hal yang pertama dilakukan pastilah mengecek notifikasi di ponsel kita. Sebelum tidur, sering kali yang kita lakukan adalah bermain game atau sekadar chatting dengan orang-orang terdekat. Berdasarkan hasil survei, ternyata orang Indonesia rata-rata menghabiskan waktu hingga 5,5 jam dalam sehari untuk menggunakan ponsel pintar atau smartphone. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan semakin banyaknya fitur yang ditawarkan oleh ponsel pintar ini, bukan tidak mungkin bahwa waktu penggunaannya akan semakin meningkat.

 

Kebiasaan menggunakan HP ternyata memiliki dampak negatif bagi tubuh kita. Mata kita adalah organ tubuh yang bekerja paling keras saat menggunakan HP. Oleh karena itu, dampak-dampak negatif ini terutama sangat terasa pada mata. Hal ini disebabkan oleh sinar radiasi yang terpancar dari HP. Sinar radiasi adalah pancaran energi berbentuk panas, partikel, atau gelombang elektromagnetik yang muncul dari sumber radiasi tersebut. Bahaya radiasi HP pada mata ini sangat terasa ketika kita sudah memandangi ponsel dalam waktu yang sangat lama. Jika mata kita sudah lelah, energi panas yang dipancarkan melalui sinar radiasi tersebut akan mengendap di mata (tidak disebarkan ke seluruh tubuh) dan akhirnya berpotensi untuk merusak penglihatan.

 

Berikut adalah beberapa penyakit mata akibat radiasi HP yang perlu diketahui:

  1. Blepharitis

Gangguan mata ini ditandai oleh kelopak mata yang memerah dan bengkak. Kondisi ini muncul karena penggunaan HP yang terlalu lama sehingga menimbulkan iritasi pada mata. Blepharitis juga dapat disebabkan oleh menurunnya frekuensi kedipan mata saat seseorang menatap layar. Ketika mata kurang berkedip, maka air mata akan menguap dan mata kita menjadi lebih cepat kering dan tidak nyaman.

 

Adapun gejala yang biasa dialami oleh penderita blepharitis adalah mata menjadi kering, kelelahan, dan muncul perasaan mata seperti berpasir. Terlebih lagi, hampir sebagian besar pekerja kantoran bekerja di ruangan yang memiliki AC. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengantarkan pada penyakit-penyakit lainnya yang lebih serius. Gangguan penglihatan ini dapat ditanggulangi dengan menggunakan obat tetes mata apabila mata sudah terasa kering.

 

  1. Blurry Vision

Penyakit mata akibat radiasi HP selanjutnya adalah blurry vision. Saat memandangi layar HP dalam waktu yang lama, otot mata akan menjadi tegang. Otot mata yang tegang membuat mata kita tidak mampu untuk fokus dengan cepat pada jarak yang berbeda. Hal inilah yang disebut dengan blurry vision atau penglihatan kabur.

 

  1. Kerusakan Retina

Bagian lainnya yang berpotensi dirusak oleh bahaya radiasi HP pada mata adalah retina. Paparan langsung radiasi serta sinar biru dari layar HP dapat menyebabkan kerusakan pada retina atau degenerasi makula. Hal ini menyebabkan hilangnya penglihatan sentral yaitu kemampuan untuk melihat benda yang ada di depan kita.

 

  1. Katarak

Sudah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa radiasi HP dapat menimbulkan penyakit katarak. Gelombang radio yang dipancarkan oleh HP dapat menyebabkan jaringan mata “menggelembung” yang merupakan gejala awal munculnya katarak. Energi panas yang dipancarkan sinar radiasi juga dapat membuat penglihatan menjadi buram dan susah fokus. Bahkan, pada beberapa kasus tertentu radiasi dari HP dapat menjadi penyebab munculnya kanker mata.

 

Melindungi Mata dari Bahaya Radiasi HP

Dari penjabaran di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan HP dalam waktu yang lama sangat berdampak bagi kesehatan mata. Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya kita lebih berhati-hati dan mengatur kadar penggunaan HP ataupun komputer. Berikut adalah hal-hal serta tips yang harus diperhatikan untuk menghindari risiko bahaya radiasi HP pada mata:

  1. Aturlah pencahayaan pada Layar HP

Sering kali yang membuat mata kita menjadi sakit adalah karena layar HP yang terlalu terang. Pada ponsel pintar atau smartphone, gunakanlah fitur penerangan otomatis agar dapat disesuaikan dengan pencahayaan saat itu. Semakin redup, risiko mata lelah atau kering akan semakin terhindar.

 

  1. Atur jarak mata dengan HP

Jarak aman antara mata dengan layar HP adalah 50-70 cm dari mata. Dengan demikian, mata tidak perlu bekerja terlalu keras dan risiko mengalami gangguan mata dapat dihindari. Apabila mata sudah merasa lelah, lebih baik hentikan penggunaan HP agar mata beristirahat.

 

  1. Jangan menggunakan HP dalam keadaan gelap

Sinar yang terpancar dari HP Anda akan berkali-kali lipat lebih silau dibandingkan dengan jika Anda menggunakan HP dengan kondisi cahaya terang. Sinar yang terpancar dari layar HP akan lebih terang dan mengirimkan gelombang radio serta energi panas yang lebih kuat ke dalam mata.

 

  1. Matikan HP apabila susah mendapatkan sinyal

Dalam kondisi tidak dapat sinyal, sebuah HP akan mengeluarkan upaya lebih untuk mencari jaringan. Akibatnya, sinar radiasi yang dipancarkan oleh HP tersebut pun akan semakin kuat. Apabila sedang berada di tempat yang sulit sinyal, sebaiknya HP dimatikan dan tidak dimainkan agar tidak semakin mengganggu penglihatan.

 

  1. Jangan menggunakan HP sebelum tidur

Tidur adalah waktu untuk beristirahat. Ketika sudah berada dalam posisi berbaring di tempat tidur, seluruh tubuh sudah bersiap untuk rileks, termasuk mata. Jika menghabiskan waktu sebelum tidur dengan bermain HP, mata yang seharusnya istirahat justru akan bekerja lebih keras. Akibatnya, mata menjadi nyeri dan penglihatan menjadi buram.

 

 

Klinik Spesialis Mata Rumah Sakit Citra Medika

Senin dan Kamis       Jam 10.00        dr. Budi Santoso, Sp.M

 

 

https://halomata.com/penyakit-mata-akibat-radiasi-hp