BIBIR SUMBING

a

Bibir sumbing/celah bibir (Cleft lip atau Labioschisis) merupakan salah satu kelainan pada manusia yang dapat terlihat sejak lahir. Kelainan ini terlihat dari bentuk bibir yang memiliki celah akibat gangguan selama masa pertumbuhan di dalam kandungan. Biasanya gangguan ini terjadi pada trimester pertama kehamilan. Bibir sumbing masih menjadi masalah cukup serius di Indonesia. Negara dengan jumlah populasi terbesar keempat di dunia, mencapai hingga 249 juta jiwa. Terdeteksi sebanyak 9.500 anak diperkirakan menderita bibir sumbing dan celah langit. Angka tersebut terus meningkat setiap tahunnya. Faktanya satu dari 1.000 kelahiran hidup anak mengalami kelainan bibir sumbing. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi anak usia 24-59 bulan mengidap satu jenis kelainan yang mencapai 0,53%, dengan 0,08% di antaranya ditempati anak-anak yang mengidap bibir sumbing. Rumah Sakit Citra Medika Sidoarjo sejak tahun 2008 telah menjalin kerjasama dengan Yayasan Smile Train Indonesia, sudah berhasil mengoperasi 1.250 penderita bibir sumbing secara gratis, baik usia anak-anak maupun dewasa.

Penyebab

Ada dua faktor yang berpengaruh terhadap penyakit bibir sumbing yang terjadi pada seseorang. Kedua faktor tersebut adalah :

1.Faktor Herediter

Faktor herediter merupakan faktor yang berasal dari faktor bawaan atau genetik. Faktor hereditas ini antara lain:

  • Mutasi Gen
  • Kelainan dari kromosom

2.Faktor Eksternal

Yang merupakan faktor eksternal adalah :

  • Lingkungan
  • Usia ibu
  • Obat – obatan, seperti aspirin, pinisilamin, dan ibuprofen
  • Nutrisi, terutama pada wanita hamil yang kekurangan asam folat
  • Infeksi sifilis
  • Virus rubella
  • Radiasi
  • Stress emosional
  • Trauma pada janin (sejak trimester pertama)

Dampak

1.Gangguan Makan

Kelainan pada bibir ini dapat mempengaruhi pola makan penderitanya. Sehingga akan berdampak sebagai berikut :

  • Berat badan berkurang
  • Daya imunitas menurun
  • Mudah terserang infeksi dan penyakit

2.Gangguan Bicara

Bibir merupakan salah satu organ yang sangat penting dalam berbicara dan berkomunikasi. Dengan kondisi bibir sumbing, maka secara otomatis akan terjadi gangguan bicara. Hal ini akan berakibat pada :

  • Sulit berkomunikasi
  • Sulit mengucapkan konsonan pada anak – anak
  • Sulit melakukan interaksi sosial
  • Lambat dalam belajar

3.Masalah Pada Gigi

Bibir sumbing juga akan mengakibatkan masalah pada bagian gigi yang meliputi :

  • Pertumbuhan gigi yang tidak normal
  • Gigi yang tidak teratur

4.Masalah Psikologis

Dengan fungsi interaksi sosial yang berkurang, akan secara otomatis berpengaruh terhadap kondisi psikologis dari penderita bibir sumbing. Selain itu, penderita bibir sumbing juga akan mengalami penolakan dari masyarakat sekitar yang dapat menimbulkan dampak :

  • Pendiam
  • Murung
  • Tidak percaya diri
  • Takut bertemu dengan orang lain
  • Kepribadian yang tertutup
  • Rasa tidak aman

5.Gangguan Pertumbuhan tulang wajah

Pertumbuhan gigi yang tidak normal akan berpengaruh terhadap pertumbuhan tulang wajah. Hal ini dapat membuat bentuk tulang wajah menjadi tidak normal.

Pengobatan

Penanganan anak dengan bibir sumbing memerlukan tim dokter khusus. Tim tersebut terdiri dari dokter gigi spesialis bedah mulut, dokter spesialis bedah plastik, ahli terapi bicara, audiologist (ahli pendengaran), dokter spesialis anak, dokter gigi spesialis gigi anak, dokter gigi spesialis ortodonti, psikolog, dan ahli genetik. Operasi untuk menutup celah di bibir sudah dapat dilakukan pada saat bayi berusia tiga bulan dan memiliki berat badan yang cukup. Sementara itu, operasi untuk menutup celah pada atap rongga mulut dapat dilakukan pada usia enam bulan.

Pencegahan

Pencegahan bibir sumbing dapat dimulai selama kehamilan, seperti :

  • Makan makanan yang bergizi
  • Hindari kebiasaan merokok dan minum beralkohol
  • Kunjungi dokter kandungan secara rutin untuk pemantauan
  • Konsumsi asam folat sebanyak 400 mikrogram setiap hari

Setiap kejadian bibir sumbing dalam keluarga akan meningkatkan kemungkinan terjadinya bibir sumbing pada anak berikutnya. Oleh sebab itu, perlu adanya kewaspadaan orang tua yang juga terkena bibir sumbing atau yang mempunyai anak dengan bibir sumbing agar dapat mengurangi resiko kejadian.

RUMAH SAKIT CITRA MEDIKA BEKERJA SAMA DENGAN YAYASAN SMILE TRAIN INDONESIA MELAYANI OPERASI BIBIR SUMBING

GRATIS

SEGERA HUBUNGI KAMI DI NOMOR : 0321-361000 EXT. 102/270


Sumber :