Memperingati Hari STROKE SEDUNIA

Pada Tanggal 29 Oktober 2016

STROKE

a

Penyakit Stroke adalah gangguan fungsi otak akibat aliran darah ke otak mengalami gangguan (menurun) yang terjadi secara mendadak (akut) dan menyebabkan berkurang (defisit) sampai hilangnya fungsi saraf (neurologis) tertentu. Akibatnya, nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan otak tidak terpenuhi dengan baik. Umumnya Stroke diderita oleh orang tua, karena proses penuaan menyebabkan pembuluh darah mengeras dan lumennya menyempit (arteriosclerosis) serta adanya lemak (kolesterol) yang menyumbat pembuluh darah (atherosclerosis). Beberapa kasus terakhir menunjukkan peningkatan kasus Stroke yang terjadi pada usia remaja dan usia produktif (15 - 40 tahun). Pada golongan ini, penyebab utama Stroke adalah stress, penyalahgunaan narkoba, alkohol, faktor keturunan, dan gaya hidup yang tidak sehat.

 

Gejala Penyakit Stroke

  1. Performa tiba-tiba menurun

Tiba-tiba sulit berdiri merupakan gejala awal Stroke, hal tersebut diakibatkan sirkulasi darah yang membawa oksigen terkuras karena penyempitan pada arteri dan tekanan darah tinggi.

2. Pusing dan kehilangan keseimbangan

Otak merupakan pusat informasi dari mata, telinga bagian dalam, dan keseimbangan pada tubuh. Jika sel-sel pada bagian otak yang mengolah stimulus tersebut rusak dikarenakan kehabisan oksigen maka yang dapat terjadi adalah pusing dan kehilangan keseimbangan.

3. Kebingungan mendadak

Tiba-tiba kebingungan berarti ada sesuatu yang salah dengan otak. Hampir semua kondisi yang mempengaruhi kinerja otak akan mengancam nyawa. Bisa disebabkan oleh tumor atau rendahnya tingkat oksigen dalam sel-sel dari korteks serebral (yang terjadi pada Stroke), atau bisa juga karena turunnya gula darah, seperti halnya diabetes. Kebingungan yang hebat dapat pula sampai taraf terjadinya penurunan kesadaran.

4. Kesulitan berbicara dan pemahaman

Mengalami kesulitan bicara dan memahami kejadian. merupakan gejala penyakit stroke, yang disebabkan sel-sel otak di daerah Broca, Wernicke dan Gyrus di area otak kiri mulai tidak berfungsi, karena tidak memperoleh oksigen dan nutrisi.

5. Sakit kepala mendadak yang parah

Sakit kepala adalah suatu kondisi nyeri di daerah kepala, terkadang didaerah leher, bahkan nyeri punggung bagian atas juga dapat diartikan sebagai sakit kepala. Hal ini merupakan gejala Stroke yang sering dialami.

6. Mendadak kesulitan untuk melihat

Ini bisa menjadi indikasi gejala awal penyakit Stroke ketika pasokan oksigen dalam darah ke bagian otak tiba-tiba terganggu atau ketika pembuluh darah di otak pecah, menumpahkan darah ke dalam sel yang mengontrol daerah visual dari korteks serebral di otak.

Stroke menurut jenisnya

Jenis Stroke jika dilihat dari penyebabnya dibagi menjadi dua yaitu :

  1. Stroke Iskemik, terjadi jika pasokan darah berhenti akibat gumpalan darah.
  2. Stroke Hemoragik, terjadi jika pembuluh darah yang memasok darah ke otak pecah.

Ada juga yang disebut TIA (Transient Ischemic Attack) atau Stroke ringan. TIA terjadi ketika pasokan darah ke otak mengalami gangguan sesaat (kurang dari 24 jam)yang biasanya diawali dengan gejala pusing, penglihatan ganda, tubuh secara mendadak terasa lemas, dan sulit bicara yang akan kembali normal dengan sendirinya.

Metode Pengobatan Stroke

Pengobatan Stroke tergantung dari jenisnya, Stroke iskemik atau hemoragik. Pengobatan juga disesuaikan pada area otak yang terjadi stroke. Pada umumnya Stroke ditangani dengan obat-obatan, termasuk obat pencegahan untuk menurunkan tekanan darah, menurunkan tingkat kolesterol, dan menghilangkan bekuan darah yang menyumbat. Dalam beberapa kasus Stroke, operasi diperlukan untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh Stroke hemoragik atau menghilangkan sumbatan lemak di arteri.

Pencegahan Stroke

Stroke dapat dicegah melalui penerapan pola hidup sehat. Resiko mengalami Stroke akan berkurang jika mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur, tidak merokok, dan tidak minum minuman beralkohol. Menurunkan tingkat kolesterol dan tekanan darah tinggi dengan obat-obatan juga bisa mengurangi risiko terkena Stroke. Pada sebagian orang, obat-obatan untuk mencegah pembekuan darah serta obat untuk menjaga kadar normal gula darah juga penting untuk mencegah terjadinya Stroke.

Komplikasi Stroke

Stroke dapat menyebabkan munculnya berbagai komplikasi, diantaranya dapat membahayakan nyawa. Contoh dari komplikasi tersebut diantaranya adalah Hidrosefalus atau tingginya produksi cairan Serebrospinal, Disfagia atau kesulitan menelan, dan trombosis vena dalam atau penggumpalan darah pada kaki.

 

“UNTUK KONSULTASI SEPUTAR PENYAKIT STROKE BISA DILAKUKAN DI RUMAH SAKIT CITRA MEDIKA SIDOARJO OLEHdr. SUWITO, Sp.S DENGAN JADWAL PRAKTEK HARI SENIN, RABU DAN KAMIS PADA PUKUL 16.00 WIB-SELESAI“

 

Sumber :
http://gejalapenyakitmu.blogspot.com/2013/04/gejala-stroke-penyebab-dan-cara
http://artikel.janaku.com/2012/11/tentang-penyakit-stroke.html