Cegah dan Atasi Karies Gigi pada Anak

Gigi berlubang atau karies adalah masalah gigi yang paling sering dikeluhkan segala usia. Kelompok usia anak-anak yang biasanya paling rentan mengalami karies gigi. Dari beragam jenis karies yang kerap muncul pada anak-anak, karies botol dan karies rampan termasuk salah satunya.

Nursing Bottle caries atau karies botol adalah masalah gigi berlubang yang terjadi ketika sisa minuman masih melekat di gigi anak dalam waktu yang lama. Penumpukan sisa minuman yang mengandung banyak gula ini, akan memicu tumbuhnya bakteri. Lambat laun, bakteri akan menggerogoti plak sisa makanan dan minuman pada gigi. Bakteri juga memproduksi asam yang dapat mengikis lapisan terluar gigi (enamel gigi), hingga menyebabkan munculnya lubang kecil pada gigi yang lama-lama semakin membesar. Penyebab karies jenis ini umumnya karena kebiasaan anak yang tertidur saat menyusu. Entah menggunakan botol, sippy cup, maupun ASI, diusia 1-2 tahun. Kebanyakan kasus karies botol terjadi pada gigi depan atas karena deretan gigi tersebut yang paling mudah terkena cairan selama anak menyusu. Sementara gigi bagian bawah cenderung lebih terlindungi karena sering dibasahi oleh air liur anak serta dihalangi oleh lidah.

Karies rampan adalah masalah perlubangan gigi yang terjadi sangat cepat dan tiba-tiba, serta menyebar luas sehingga langsung mengenai pulpa (bagian tengah gigi). Karies rampan lebih sering terjadi pada anak-anak usia dibawah lima tahun. Karies rampan terjadi pada gigi susu, bias salah satu saja atau beberapa gigi sekaligus; termasuk gigi yang seharusnya kebal terhadap karies, seperti gigi seri depan bawah. Karies dikatakan rampan (rampant) karena bisa menyerang sampai 10 gigi dalam satu waktu.

Bila anak sudah mengalami tanda-tanda terjadinya karies, baik karies susu botol maupun karies rampan segera ke dokter gigi anak untuk dilakukan perawatan. Perawatan karies gigi anak dapat dilakukan di klinik spesialis gigi anak pada hari Senin jam 16.00 dengan drg. Prima Nerito, Sp.KGA.

Anak dengan karies sering mengeluhkan rasa sakit atau nyeri saat terselip makanan. Apabila keadaan ini dibiarkan dan tidak dilakukan perawatan, maka karies akan semakin dalam dan dapat mengenai bagian kamar pulpaya, yaitu bagian yang berisi syaraf dan pembuluh darah. Pada keadaan demikian anak sering kali mengeluh kesakitan yang hebat sampai tidak mau makan. Jika tanda infeksi ini dibiarkan akan terjadi abses dan infeksi dapat berlanjut pada jaringan tulang penyangga gigi. Kesehatan ini tentunya sangat membahayakan kesehatan anak. Dikarenakan itu, penting melakukan pencegahan agar anak terbebas dari karies.Pencegahan yang dapat dilakukan umumnya yaitu:

  • Berikan ASI pada bayi, minimal sampai usia 6 bulan
  • Bila bayi menggunakan dot, gendong anak selama pemberian susu, dan ketika anak sudah tertidur baru baringkan ke tempat tidur tanpa dot.
  • Ketika anak berusia 6 bulan, ia sudah boleh mengkonsumsi makanan/minuman tambahan, ajarkan minum melalui baby/sisy cup.
  • Diantara waktu minum susu, berikan anak air putih biasa, tanpa gula
  • Biasakan bersihkan mulut anak sejak dini (bahkan meskipun ia belum tumbuh gigi) menggunakan kain kassa dan air hangat minim 2x sehari, terutama setelah mengkonsumsi minuman atau makanan.  
  • Lanjutkan kegiatan membersihkan mulut tersebut dan mulai usia 6 bulan dapat menggunakan sikat gigi lembut khusus bayi tanpa pasta gigi, boleh menggunakan sedikit pasta gigi khusus anak-anak, kira-kira sebesar biji jagung.
  • Hindari konsumsi minuman yang mengandung gula sebelum anak tidur.
  • Awasi dan ajarkan anak di atas 2 tahun untuk berkumur setelah menyikat gigi, namun tidak menelan air kumuran.
  • Kontrol ke dokter gigi sejak gigi pertama anak tumbuh, dan selanjutnya kunjungi dokter gigi anak setiap 4-6 bulan sekali.
  • Perhatikan pola makan anak. Ganti makanan atau minuman yang mengandung gula tinggi dengan makanan yang mengandung gula alami, seperti buah-buahan.

Rawat gigi susu si kecil dengan baik agar tidak berlubang, ya. Tapi kalau sudah terlanjur berlubang, sebaiknya Bunda dan Ayah segera membawa si kecil ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Perawatan gigi anak ini juga dapat dilakukan oleh peserta BPJS Kesehatan. Jadi tunggu apalagi, segera periksakan kondisi gigi anak Ayah Bunda ke Dokter Spesialis Gigi Anak di Rumah Sakit Citra Medika Sidoarjo.

Klinik Spesialis Gigi Anak

DokterHariJam Praktek
drg. Prima Nerito, Sp.KGASenin16.00 - 19.00 WIB

Sumber:

www.hellosehat.com/hidup-sehat/gigi-mulut/apa-itu-karies-botol/amp/

www.kidzdental.co.id/2011/03/karies-gigi-pada-balita/

www.m.theurbanmama.com/article/karies-gigi-pada-anak.html